The Nanny Diaries – Buku Harian Nanny – Emma McLaughlin & Nicola Kraus

Judul : The Nannies Diaries
Penulis : Emma McLaughlin & Nicola Kraus
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 408 Halaman
Sinopsis :

The Nanny Diaries - Emma McLaughli & Nicola KrausNanny, mahasiswa NYU sekaligus nanny extraordinaire, menerima pekerjaan mengasuk Grayer, 4 tahun, anak tunggal keluarga X yang kaya raya. Dalam waktu singkat ia mempelajari seni membesarkan anak dan menyenangkan istri gaya Park Avenue yang tidak bekerja, tidak memasak, dan tidak membesarkan anak. Mrs. X pada mulanya tampak cukup berakal sehat, namun dengan segera menunjukkan wajah aslinya sebagai pusaran ketegangan berbalut Prada, yang menganggap anak tak lebih dari simbol status. Mr. X juga sama buruknya : jarang muncul maupun kedengaran suaranya, terlalu sibuk mengurusi bisnis merger dan kekasih gelap.

Nan terperangkap dalam pekerjaan berupah rendah dan jam kerja tak menentu, dalam permainan kekuasaan dan dusta yang mewarnai kehidupan pahit keluarga X. Namun ia tak sanggup meninggalkan pekerjaan itu karena terlanjut jatuh sayang pada Grayer.

Ketika pernikahan pasangan X berada di ujung tanduk, Nanny harus berupaya menjaga kewarasan Grayer dan akal sehatnya sendiri di antara tugas menyiapkan makanan berbahasa asing, kursus bahasa Prancis, dan pelajaran bahasa Latin.

Kita sering kali terpesona dengan kemilau gaya hidup orang kaya yang ditampilkan dalam sebuah novel atau film-film di televisi. Mereka digambarkan keren, kaya, bahagia. Namun tidak begitu jika Anda melihatnya dari sisi seorang babby sitter (Nanny) di keluarga kaya yang melihat bagaimana suami Mrs. X yang tidak benar-benar menjadi seorang bapak di dalam keluarga. Terlebih bagaimana Mrs. X tidak terlalu mengasihi anaknya selayaknya seorang ibu, tapi lebih mengasihi anaknya selayaknya seorang sosialita.

Cerita yang cukup menarik. Tapi jika Anda mengharapkan romantisme dan kemilau-kemilau hidup orang kaya, Anda tidak bisa mendapatkannya di buku ini. Namun, tidak ada salahnya jika sekali-kali Anda mengubah tipe buku Anda dan mencoba membaca kisah ini. entah fiksi entah diilhami kisah nyata, buku ini juga memberikan pelajaran (dengan contoh yang cukup ekstrem) kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anaknya.

Novel ini juga sudah dibuat filmnya. Tetapi, jika sebelum-sebelumnya saya lebih suka membaca novel aslinya daripada melihat filmnya, untuk yang kali ini saya merasa filmnya lebih bagus daripada novelnya, terlebih bagian akhir dari cerita ini. Anda sudah membaca novelnya? Coba tonton filmnya πŸ˜‰ mungkin saja Anda memiliki pendapat yang lain.

Secara garis besar, novel ini boleh-boleh saja dibaca, namun, seperti yang saya jelaskan di awal, jangan mengharapkan kisah romantisme dan kemilau gaya hidup yang membahagiakan, karena Anda bisa jadi depresi saat membaca cerita ini πŸ˜€

Iklan
Categories: Chicklit, Chicklit - Terjemahan | Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: